Si kuning yang telah menjadi ikon kekayaan dan kemakmuran seseorang ini, ternyata tak lagi hanya dipergunakan sebagai perhiasan belaka. Kilau kuningnya telah membuat banyak orang begitu mabuknya, sehingga menggunakannya untuk hal-hal yang bisa dibilang ”nggak penting banget deh..”
Baru browsing sana-sini sebentar saja, aku sudah bisa menemukan produk-produk ”unik” yang dibuat dari emas murni, yang sebenarnya terlihat terlalu berlebihan. Mungkin untuk yang ini
masih bisa dimaklumi. Mungkin ada penata rambut terkenal yang menempahnya secara khusus, untuk menaikkan prestisenya. Biasanya penata-penata rambut yang sudah terkenal dan sering menangani klien dari kalangan selebritis ataupun orang-orang kaya, ingin membuat sebuh ikon yang akan membuat dia semakin terkenal.
Baru browsing sana-sini sebentar saja, aku sudah bisa menemukan produk-produk ”unik” yang dibuat dari emas murni, yang sebenarnya terlihat terlalu berlebihan. Mungkin untuk yang ini
masih bisa dimaklumi. Mungkin ada penata rambut terkenal yang menempahnya secara khusus, untuk menaikkan prestisenya. Biasanya penata-penata rambut yang sudah terkenal dan sering menangani klien dari kalangan selebritis ataupun orang-orang kaya, ingin membuat sebuh ikon yang akan membuat dia semakin terkenal.
Tapi kalau untuk yang
ini, apa nggak terlalu berlebihan? Kalau mengingat berat logam yang satu ini, mungkin mata pasti agak merem-melek karena berusaha keras untuk selalu terbuka. Belum lagi segalanya akan terlihat ’kekuningan’ apalagi kalau terkena cahaya.
Kalau untuk
ini, rasanya sudah tidak terlalu aneh ya. Karena orang-orang zaman dulu juga sudah banyak yang pakai gigi emas, untuk menunjukkan statusnya. Tapi kalau dipakai untuk keseluruhan gigi seperti ini, kok rasanya malah jadi seram ya. Bukan tambah bagus. Dia harus ekstra hati-hati menjaganya. Kalau salah gigit, bisa-bisa bukan hanya giginya yang berkilau emas, tapi ususnya juga, karena termakan. Hahaha..
yang di gambar ini modelnya cakep ya. Apalagi bentuk tumitnya. Dan ini semua terbuat dari emas murni. Sampai-sampai yang memakaikan pun harus menggunakan sarung tangan. Kira-kira, di tempat mana ya yang cocok untuk sepatu emas ini? Yang pasti, jangan di jalan yang berbatu-batu, kalau emasnya sompel, bisa heboh. Jangan juga dibawa ke mal, pesta atau tempat-tempat keramaian, karena banyak perampok yang pasti mengincarnya. Akhirnya, sepertinya sepatu ini cuma bisa dipakai di rumah saja ya. Sayang juga, beli mahal-mahal tapi cuma dipakai di rumah.
Yang lebih aneh lagi adalah
ini. Gila aja nih yang pesan bra. Buat apa coba dia pakai yang bahannya dari logam seperti itu? Biasanya kan bra dipakai di balik baju alias tersembunyi. Kalau jenis yang ini, sayang banget kan kalau disembunyikan. Apalagi kalau memakai baju yang harganya jauh lebih murah daripada bra-nya, pasti agak nggak matching. Kalau mau dipamerkan, rasanya gimana gitu. Bra kok dipamer-pamerkan?
Dan yang paling aneh dari semuanya adalah ”karya” orang kaya dari Hongkong ini. Dia membuat
yang seluruhnya berlapis emas. Bahkan sampai dudukan toiletnya. Yang pasti, pembantu rumahnya harus hati-hati membersihkan. Jangan menggosok terlalu keras, atau emasnya juga ikut luruh. Gila saja. Di tempat untuk membuang sampah manusia pun dia masih memaksakan si kuning mahal ini untuk berkilau.
Atau mungkin kawan-kawan punya ide yang lebih gila lagi untuk memanfaatkan koleksi emasmu?
ini, apa nggak terlalu berlebihan? Kalau mengingat berat logam yang satu ini, mungkin mata pasti agak merem-melek karena berusaha keras untuk selalu terbuka. Belum lagi segalanya akan terlihat ’kekuningan’ apalagi kalau terkena cahaya.
Kalau untuk
ini, rasanya sudah tidak terlalu aneh ya. Karena orang-orang zaman dulu juga sudah banyak yang pakai gigi emas, untuk menunjukkan statusnya. Tapi kalau dipakai untuk keseluruhan gigi seperti ini, kok rasanya malah jadi seram ya. Bukan tambah bagus. Dia harus ekstra hati-hati menjaganya. Kalau salah gigit, bisa-bisa bukan hanya giginya yang berkilau emas, tapi ususnya juga, karena termakan. Hahaha..
yang di gambar ini modelnya cakep ya. Apalagi bentuk tumitnya. Dan ini semua terbuat dari emas murni. Sampai-sampai yang memakaikan pun harus menggunakan sarung tangan. Kira-kira, di tempat mana ya yang cocok untuk sepatu emas ini? Yang pasti, jangan di jalan yang berbatu-batu, kalau emasnya sompel, bisa heboh. Jangan juga dibawa ke mal, pesta atau tempat-tempat keramaian, karena banyak perampok yang pasti mengincarnya. Akhirnya, sepertinya sepatu ini cuma bisa dipakai di rumah saja ya. Sayang juga, beli mahal-mahal tapi cuma dipakai di rumah.
Yang lebih aneh lagi adalah
ini. Gila aja nih yang pesan bra. Buat apa coba dia pakai yang bahannya dari logam seperti itu? Biasanya kan bra dipakai di balik baju alias tersembunyi. Kalau jenis yang ini, sayang banget kan kalau disembunyikan. Apalagi kalau memakai baju yang harganya jauh lebih murah daripada bra-nya, pasti agak nggak matching. Kalau mau dipamerkan, rasanya gimana gitu. Bra kok dipamer-pamerkan?
Dan yang paling aneh dari semuanya adalah ”karya” orang kaya dari Hongkong ini. Dia membuat
yang seluruhnya berlapis emas. Bahkan sampai dudukan toiletnya. Yang pasti, pembantu rumahnya harus hati-hati membersihkan. Jangan menggosok terlalu keras, atau emasnya juga ikut luruh. Gila saja. Di tempat untuk membuang sampah manusia pun dia masih memaksakan si kuning mahal ini untuk berkilau.
Atau mungkin kawan-kawan punya ide yang lebih gila lagi untuk memanfaatkan koleksi emasmu?





